Ini merupakan cerpen gak jelas.. Btw yang namanya gk jelas, pasti gak tw asal mulanya dan kapan berakhir..terciptanya aja gag tw kapan, dimana, serta kenapa kok tercipta,..mnurut lu gmn??
Maaf, saya menghamili mencintai kekasih anda..
Entah apa yang merasuki pikiranku hari ini, seharusnya jam 1 tadi aku sudah siap-siap kerumah chaky, seperti rencana semula. Karena hari libur kali ini kami merencanakan ke pantai dan berangkat ontime jam 1. Kulihat waktu yang semakin berputar menunjukkan waktu 1 lewat 15. Rasa malas dan suntuk semakin hebat merasuki raga ku. Ditambah lagi suasana hari ini yang mendung bersambung dengan rintikan air hujan. Malas.. dan malas.. enggan beranjak dari tempat tidur ini. Hingga nada dering ponsel itu terdengar di telingaku. Dari layar LCD nya, muncul nama Sisi beserta fotonya.
“Gi’, lagi dimana?”
“di kos gua lah..”
“hah?? Masih dikos??Ke rumah chaky sekarang ya!!cepat!!”
“jadi juga perginya??”
“pokoknya ke sini aja..kamu ama galuh kan?”
“yaa..”
Dengan gesitnya, tanpa peduli hujan lebat saat ini, kini aku, Irgi, sudah berada di kos galuh untuk menjemputnya. Dan tak lama aku dan galuh sudah berteduh di rumah chaky. Dan di sana, semua telah berkumpul. Ada si kembar Sisi dan Sasa yang sudah siap dengan perlengkapan renangnya, Chaky si tuan rumah, Ferdy, Vandi, Yoga, serta pasangan soulmate 2007 yang selalu bersama kapan pun dan dimana pun, Richie dan Catur. Semua tampak senang melihat kedatangan Irgi. Namun sebaliknya dengan Irgi, ia masuk ke kamar chaky dengan muka kusut. Lalu disusul galuh di belakangnya.
“yaah.. gag jadi nih kita ke pantai.. hujan.. becek.. gag ada ojek.. padahal sasa udah siap mau berenang. Berenang di luar rumah gua aja gk sa.. banyak pasti airnya tu abis ujan.. tergenang-genang pula lagi..hehehehehehee”ujar chaky
“sialan lu ky, lu pikir artis pantes mandi di comberan?? Kjangan samain ama diri lu dong..hehe. tau tuh..ujan nya ni gak tau moment..”
Disaat anak anak masih bercanda, ada sosok yang sedari tadi ku cuekin, karena aku duduk diam di pojokan seolah sibuk sms-an ama seseorang padahal sebenarnya tidak. Tak lama setelah itu, timbul ide untuk main kartu, ps dan lain sebagainya. Disela-sela itu, aku masih tak menghiraukan suasana. Masih sibuk seolah lagi sms-an. Hingga tersadar terdengar nada sms dengan tampilan new message yang memang benar-benar sms, tak seperti tadi yang hanya pura-pura lagi sms an.
Ternyata sms itu dari sisi.
Kutatap wajah sisi, lalu kuliat ia memberi tanda dengan gerakan mulutnya untuk membaca sms darinya
“sepertinya rasa sayang buat ferdy udah hilang..gmn tuh?klo tar dia nembak aku gmn?”
Aneh emang, bila aku berbicara dengan Sisi baik itu langsung ataupun tidak, Aku selalu tak bisa menggunakan elo gue, melainkan aku kamu. Begitu pula Sisi. Sesaat aku trerpaku membaca sms darinya. Kaget!! Itulah ekspresi pertama, dan ekspresi kedua tentu saja membalas sms darinya.
“kok bs?mngkn karna lu bosen digantungin gk??”
Sms ku dibalas sisi lagi.
“Trus gimana dong gi’..kalo ditolak ter dia kecewa kan?soalna orang2 udh byk yg tw klo dia sk aku..”
Sms kami terus berlanjut tanpa menghiraukan keadaan sekitarnya. Saling mengirim message, padahal kami duduk bersebelahan. Tanpa terasa suntuk dan kusut wajahk Irgi gak kelihatan lagi, raut muka pun berubah cerah. Setiap bunyi nada sms, Irgi dan Sisi selalu tersenyum dan melirik satu sama lain dan gak sadar kalo ada mata tajam yang memperhatikan gerak gerik kami berdua.
Gak!! Gak boleh!! kenapa ada rasa senang timbul dalam hati yang seharusnya tidak boleh kurasakan?? Rasa senang ketika tahu feeling Sisi ke ferdy perlahan mulai sirna. Tak terasa aku pun mengatakan hal yang menandakan aku telah berada di kehidupan yang terdalam, “Ferdy,..Maaf, saya mencintai kekasih anda..”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar